Bagaimana dengan orang selama ini. termasuk Anda. Yang tidak
menjalani hidup sehat, tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu
yang baik. Dengan menjalani pola hidup sehat di usia tua, kita tidak
akan menghabiskan dana pensiun untuk beolak-balik berobat.
Makanlah sesuai dengan pedoman gizi seimbang, yaitu terpenuhinya
kebutuhan-kebutuhan gizi secara seimbang. Tidak berlebihan atau
kekurangan, sesuai dengan kebutuhan orang yang bersangkutan yang
biasanya disesuaikan dengan usia, tinggi badan, dan berat badan. Zat
gizi itu, protein, lemak, karbohidrat, mineral, vitamin, dan yang
lainnya.
4 pedoman gizi seimbang, yang harus diperhatikan yakni; pertama,
aturlah porsi makan Anda, porsi makan yang dianjurkan secara teori
dihitung dari jumlah kalori, protein dan zat gizi lain yang dibutuhkan
seseorang. Kedua; biasakanlah mengkonsumsi beranekaragam makanan,
semakin banyak akan semakin baik. Ketiga; perhatikan dan pertahankan
berat badan ideal, berat bedan merupakan hasil olahan dari jenis dan
jumlah makanan yang kita makan dengan kegiatan atau aktivitas yang kita
lakukan. Keempat; jagalah keamanan makanan, konsumsilah makan yang tidak
terkontaminasi zat berbahaya, dan tidak mengandung zat tambahan, zat
pewarna, pengawet, atau zat penambah rasa. Serta mengkonsumsi persentasi
lemak yang kurang dari 30 persen energi.
Sementara itu, untuk asupan makanan mesti sesuai dengan pengeluaran
tenaga yang digunakan. Karena bila berlebihan akan mengakibatkan
kegemukan, yang cenderung menyebabkan timbulnya penyakit, diantaranya
diabetes dan jantung koroner.
Orang Dewasa Asia berusia 20-65 tahun, dikatakan kegemukan bila
indeks massa tubuhnya 25, tapi kurang dari 27. Adapun yang normal,
adalah 18,5 tapi kurang dari 25, dan dibawah 18,5 dianggap kurang gizi.
Cara menghitung indeks masa tubuh, yaitu berat badan (dalam hitungan
kilogram) dibagi dengan tinggi badan (dalam hitungan meter, kemudian
dikuadratkan): BB/TB. Para ahli menganjurkan agar kita banyak makan
sayur dan buah, serta mengurangi gula, garam dan gurih-gurih agar tetap
sehat di hari tua.
Jangan menghindari lemak, karena lemak dalam porsi yang seimbang
dibutuhkan juga oleh tubuh. Namun sebaiknya, pilihlah lemak tak jenuh
ganda, yang umumnya berasal dari tumbuh-tumbuhan dan ikan, misalnya
Minyak Bunga Matahari, Minyak Kacang Tanah, dan Minyak Ikan. Lemak tak
jenuh ganda ini, berfungsi menurunkan kolesterol total dan LDL
(kolestoral jahat). Sementara HDL (kolesterol baik) relatif tidak
berubah.
Ada baiknya berolahraga, sebab olahraga menjaga kekuatan tulang.
Dengan demikian, kemungkinan terkena osteoporosis, atau kerapuhan tulang
di masa tua menjadi kecil. Untuk kita yang berusia dibawah 50 tahun,
sebaiknya tidak mengkonsumsi suplemen, kecuali sedang kurang sehat atau
ada keluhan. Kalau Anda, makan dengan gizi seimbang tak perlu suplemen
itu, kalo kebanyakan, vitamin juga kan bisa menjadi racun.
Dari berbagai sumber
Dari berbagai sumber
